Kreatif & Inovatif

kata kunci kegagalan adalah "HAMPIR", kata kunci motivasi adalah "NANTI", kata kunci sukses adalah "SEKARANG"

Kopi Luwak : Kopi Termahal Di Dunia

Satu lagi bukti bahwa Indonesia memang negara yg unik luar biasa. Kopi Luwak, menjadi kopi yg terunik dan termahal di dunia, di Amerika dan Eropa untuk dapat meneguk secangkir kopi luwak harus rela membayar $50/cangkir atau sekitar 500 ribu rupiah. Kalau buat beli kopi kapal api seduh yg biasa dijual di warung kopi seharga 2000 perak berarti dapat 250 cangkir. Kalau saya sendirian yang konsumi itu cukup untu 8 bulan lebih, atau kalo mau dipaksain habis dalam 1 hari ….he.. bisa langsung muntaber. Kalau mau beli kiloan, harganya sekitar 5 juta rupiah/kg, benar-benar kopi ternahal di dunia.

Menjadi penasaran tentang kopi luwak setelah melihat tayangan Oprah Winfrey yang membahas mengenai fenomena di Amerika sana yang sedang gandrung kopi luwak dan kenangan masa kecil, memang agak samar diingatan saya, karena memang sudah lebih dari 20 tahun tersimpan dalam otak ini mengenai jenis kopi kesukaan mbah saya, ya kopi luwak. Dulu saya sering disuruh beli kopi luwak, kalau tidak salah dalam kemasan kertas coklat sebesar bungkus Djarum hanya lebih tebal. Tapi yang jelas harganya tidak segila itu, mana mampu mbah saya yang cuma guru SD beli kopi seharga 500ribu/cangkir.

Ternyata mitos tentang kopi luwak memang benar, kalo kopi lainnya (arabica, sumatera, brazil, sulawesi atau yg lainnya) prosesnya petik >> proses pabrik >> kemas >> dijual di pasar, ini berbeda dengan kopi luwak dimana memang ada proses yang sebenarnya menjijikan. Ternyata biji kopi yg diolah  menjadi kopi luwak adalah dari (maaf) ee..(tai) luwak (binatang sejenis musang). Ini nyata, gak percaya lihat situs ini : www.javakopiluwak.com (itu adalah situs dari PTPN12) yang sudah berhasil menangkarkan luwak dan menjadi salah satu dari mata rantai produksi kopi luwak menjadi komoditas, dan kalo tidak salah di Lampung sudah ada pabriknya.

Menjadi wajar, jika harganya menjadi sangat mahal mengingat tingkat produksi yang sangat rendah (0.20 kg/ekor/hari) , susah dicari, dan katanya sih nikmatnya POL! Bahkan proses penamaan bahasa pemrograman JAVA yang fenomenal itu juga terinspirasi dari kopi ini.

Uniknya adalah, Proses pembuatan kopi luwak yang berawal dari luwak yg suka memilih-milih makanan yg enak. Luwak hanya mau makan biji kopi mengeluarkan wangi seperti wangi buah leci. Di perut si Luwak ini terjadi proses fermentasi biji kopi oleh enzim-enzim yang membuat cita rasanya menjadi sangat kuat, enak dan khas. Insting alami si Luwak yang punya cita rasa tinggilah yang membuat kopi luwak menjadi elegan, luwak hanya memakan kopi yg benar-benar berkualitas tinggi dan sudah matang.

Menurut sumber website di atas proses fermentasi oleh enzim-enzim di dalam perut luwak bisa mencapai 265 derajat C (ah yg bener, apa gak kebakar tuh perut si luwak ?), memerlukan waktu 2 hari, kemudian biji-biji kopi luwak ini dikeluarkan bareng kotoran luwak yang berlendir (hi..kok jorok banget..!). Kabar baiknya Luwak termasuk binatang yang sangat menjaga kebersihan sehingga ee-nya pun pilih-pilih tempat di tanah yg keras, batu pohon tumbang. Nah biji-biji kopi yg masih bercampur dengan kotoran luwak ini dikumpulkan kemudian dicuci bersih dan selanjutnya dijemur di panas matahari dan selanjutnya dan selanjutnya…. bla..bla…prosesnya seperti kopi kebanyakan.

Hanya saja, kopi luwak adalah kelas tertinggi di jajaran minuman berbahan dasar kopi atau produk premium dengan harga jual yg selangit. Menjadi idola untuk pasar ekspor dan kabar baiknya PTPN12 sudah bisa menangkarkan luwak dan membudidayakan sehingga tingkat produksi kopi luwak bisa meningkat. Seekor luwak dalam sehari menghasilkan sekitar 0.20 kg biji kopi luwak, produksi yg sangat terbatas jika dibandingkan dengan produksi kopi biasa. dibutuhkan berapa luwak ya untuk menyamai produksi kapal api ?… Itulah yang menjadikan harga kopi luwak fantastis…!

Memang dunia dipenuhi hal-hal yg fantastis … ada-ada aja !

Ngopi yuk…!

Mukti prayitno

http://www.ttandem.co.cc

Filed under: Secangkir Kopi, , ,

One Response

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: